Minggu, 19 April 2009

setting Warnet

Setting Jaringan Warnet Speedy dan XP



Setting Jaringan Warnet Speedy dan XP

Juli 24, 2007

Kemampuan untuk melakukan Instalasi dan setting untuk sebuah Warung Internet (Warnet) selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama berkecimpung didunia IT Administrator. Dengan mematok biaya yang cukup lumayan mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Berangkat dari keadaan tersebut maka saya menuliskan panduan ini. Sengaja dibuat dengan menampilkan langkah demi langkah agar dapat dimengerti dan dipahami bahkan oleh seorang yang sama sekali belum mengenal jaringan.Pada panduan ini akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1 server & 12 client seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

gbr-1.jpg

Persiapan Hardware & Software
Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :
1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
a. Hardware :

  •  MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
  •  Ram : 1 Ghz
  •  Harddisk : 160 GB
  •  NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
  •  Drive : DVD / CD Writer
  •  Spesifikasi lain : Optional

b. Software :

  •  Windows XP SP2
  •  Bandwith Controller / Manager
  •  Billing System, dll
  •  Anti Virus
  •  Firewall
  •  Anti Spyware, Malware, Adware

2. PC Client
a. Hardware :

  •  MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz
  •  Ram : 512 MB
  •  Harddisk : 40 Ghz
  •  VGA Card : Optional untuk Game

b. Software :

  •  Windows XP SP2
  •  Browsing Tools :

1. Internet Explorer
2. Mozilla FireFox (Free)
3. Opera

  •  Chatting Tools :

1. Yahoo Messenger (Free)
2. MSN Live Messenger
3. MiRC
4. ICQ

  •  Game Online, Example:

1. Warcraft III
2. Ragnarok Online
3. Diablo II, dsb

  •  Adobe Reader (Free)
  •  WinZip
  •  WinRar
  •  Anti Virus (AVG Free Recommended)
  •  Winamp (Free)
  •  ACD See (Optional)
  •  Microsoft Office (Optional)
  •  Billing System, dsb

Sistem Operasi Window$ memang sangat mahal, untuk itu kita bisa mensiasatinya dengan membeli CPU second Built-up dari luar negeri yang masih bagus. Biasanya selain kualitasnya lebih tinggi dari pada CPU rakitan, CPU Built-up dari luar negeri juga sudah dilengkapi dengan, Sistem Operasi Standar Windows.

3. Hub / Switch / Router
Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC
Client. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang
ingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana yang tersedia. Pada studi
kasus kita kali ini saya akan menggunakan Switch sebagai pembagi koneksi internet.
4. Modem
Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau
jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan
Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini
biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa
dipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM
300 yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device.

Setting Modem ADSL Eksternal
Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung ke
internet :
1) Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalah
alamat IP default bagi Modem).
2) Setelah muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau sesuai
dengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem.
3) Isikan sesuai dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP.
4) Pengisian selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server enable/disable,
sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak direpotkan dengan urusan menyetel satu
demi satu IP Client. Karena fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IP
Client secara otomatis.
5) Untuk pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan untuk
time server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan yang saya
rekomendasikan.
6) Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untuk
melalukannya pada option berikut :
7) Status Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya alamat IP
kita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan dengan alasan keamanan.
8) Setelah semua tersetting dengan baik langkah pengujian yang bisa kita lakukan adalah
dengan membuka Internet Explorer kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yang
mudah diloading. Contoh : Http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatan
bisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuran
Bandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ .

Sinkronisasi
Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah
selanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara
sebagai berikut :
a. Menampilkan Task Control System

gbr-5.jpg

b. Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan
nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor
Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer,
nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup
harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.

gbr-6.jpg

c. Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID
dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.
i. Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.

gbr-7.jpg

ii. Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.

gbr-8.jpg

iii. Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) tadi.

gbr-91.jpg

iv. Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.

2) Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
a. Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
b. Pilihlah tabs Internet Time => Update Now

gbr-10.jpg

c. Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben
succesfully Synchronized.
d. Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga
berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.
e. Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan
mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah
GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA adalah
GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.

gbr-11.jpg

Internet Connection Sharing (ICS)
Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk
memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1) Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan
pada Koneksi aktif kita ke internet => pilih Properties.

gbr-12.jpg

2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this
computer’s Internet Connection.
3) Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.

gbr-13.jpg

4) Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support
terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan
terhubung melalui PC Server (192.168.0.1).

gbr-14.jpg

Network Setup
Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah
seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).

gbr-15.jpg

gbr-16.jpg

2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet
untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to
the internet through a residental gateway.

gbr-17.jpg

3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan
untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem.
Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.

gbr-18.jpg

4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan
Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).

gbr-19.jpg

5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu
saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer
agar langkah setting lebih mudah.

gbr-20.jpg

6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.

gbr-21.jpg

7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan /
Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.

gbr-22.jpg

8) Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan
barunya.

gbr-23.jpg

9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis
reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.

gbr-24.jpg

gbr-25.jpg

Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC
Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.

Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan
koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.
Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.

Reff:

  •  Microsoft Windows XP SP2 Help Menu
  •  Fahrial, Jaka, Teknik Konfigurasi LAN, www.ilmukomputer.com
  •  Kelik, Wahyu, Pengantar Perkabelan & Jaringan, www.ilmukomputer.com
  •  www.google.com
  •  www.sijiwae.net/speedtest
  •  Permana, Wahyu, Bimbingan Lewat Chatting
  •  Sudiyana, Wayan, Bimbingan Lewat Chatting
  •  Solehudin, Asep, Bimbingan Lewat Chatting
  • Yudhi Arie Baskoro

Entry Filed under: Networking, Speedy, Windows. .

52 Comments Add your own

  • 1. andi | Juli 29, 2007 at 12:03 pm

    Thank banget atas artikelnya,…

  • 2. masan | Agustus 10, 2007 at 12:43 pm

    thanks.

  • 3. mangdul | Agustus 14, 2007 at 5:44 pm

    komputerku cuma amd duron 900 Mhz, ram 256, HD 20 GB, tidak punya lancard onboard. Apa bisa digunakan sebagai server. Aq sudah coba pake dua NIC PCI dan pernah pake 1 USB Lan 1 NIC PCI. Juga tidak bisa. Pada card untuk akses modem ADSL ke Speedy nya selalu tampil status : limited or no connectivity. Jadi tidak bisa buat ICS nya.
    Tolong dong buanget solusinya…trims ya

  • 4. Mangdul | Agustus 17, 2007 at 3:38 pm

    Kalo dial-up pake cdma (star one) aq sudah coba dan BISA… he5 (aksesnya lumayan cepet tuk bbrp komputer…). Untuk NAMBAH ILMU, menggunakan modem adsl baru belajar (kebetulan saudara saya pasang speedy katanya ada promo dari telerkom eee..maksud ane telkom…)

  • 5. eli | Oktober 10, 2007 at 2:48 pm

    friend…aku dapet ipmodemnya 10.0.0.2
    gimana bisa gak server aku tak kasih ip 192.168.1.1, soalnya aku mau bikin server LAN ada trouble terus…ples yang tau solusinya…
    thanks

  • 6. vicky | Oktober 20, 2007 at 7:12 am

    thankz buanget, benar2 sangat mendukung untuk para pemula (termasuk saya, he-he).

    again, thankz buanget.

  • 7. june ferry | Desember 17, 2007 at 4:38 pm

    terima kasih…….
    banyak banyak banyak banyak
    ini di tugas kami dan beserta jawabanya
    akhirnya terselesaikan juga

    sekali lagi thank’s

  • 8. rocky | Desember 23, 2007 at 3:39 am

    Makasih banget mas buat artikelnya,
    semoga amal baik mas diterima disisi-Nya
    amien…

  • 9. yudi | Januari 5, 2008 at 3:55 pm

    saya mo nanya nich…om…, kebetulan saya ada warnet di daerah tangerang, dan pakai provider speedy, tp klo siang koneksinya lelet banget, apa ada cara untuk mensiasatinya, dan warnet berbasis windows xp…tolong ya om, di info…!

  • 10. ndy | Januari 22, 2008 at 7:50 am

    Makasihhhh bgt atas we yg nyediain….ini cmwa!!!

    tpi bedewei da cara yg lebih singkat gak untuk setting pada warnet ini?

    dan saya mau tanya…..

    sebenernya yang dimaksud RT-RW net ituh apaaa ya Om?….

    ThAnKz 4 ALL

  • 11. Agung | Maret 3, 2008 at 12:50 pm

    mas,cara setting dial up speedy gimana ya??
    aku kok gak bisa2

  • 12. bagustenan | Maret 20, 2008 at 11:03 am

    tambahan mas. kalau buat ngetes jangan pakai Google. seringkali ada laporan kalau pc bisa browsing ke Google, namun tidak bisa ke situs lain. jadi belum tentu kalau Google ok maka settingan juga sudah ok.

  • 13. maroz | Maret 27, 2008 at 11:34 am

    maaf permisi dulu. untuk kasi jawab buat mas agung, dengan cara gini mas :

    untuk Panduan instalasi Dial Up koneksi ADSL menggunakan Windows 2000:

    1. Klik Start, klik Setting,klik Control Panel,
    2. Klik Network and Dial Up Connections.
    3. Klik Make New Connection, klik Next,
    4. Klik Dial Up to the Internet
    5. Klik I want to setup my internet manually, klik Next
    6. Klik I connect through a phone line and a modem klik Next
    7. Pilih dan klik modem ADSL yang sesuai
    8. Isi username : 15xxxxxxxxxx@telkom.net
    9. Password : *******
    10. Klik OK dan Lanjutkan sesuai perintah yang muncul
    11. Klik Finish

    Panduan instalasi Dial Up koneksi ADSL menggunakan Windows Xp:

    1. Klik Start, klik Setting, klik Control Panel.
    2. Klik Network Connection
    3. Klik Create a New Connection, klik Next.
    4. Klik Connect to the Internet, klik Next
    5. Klik Setup my connection manually, klik Next
    6. Klik Connect Using Dial Up, klik Next
    7. Klik modem ADSL yang sesuai, klik Next
    8. Isi username : 15xxxxxxxxxx@telkom.net
    Password : *******
    9. Confirm password : *******
    10. kemudian beri tanda √ pada pilihan “Add a shortcut to the desktop screen”
    11. Klik Finish

    semoga ber manfaat ( maarro_z@yahoo.com )
    terimakasi mas yang pnyk blog

  • 14. sukma | April 16, 2008 at 5:46 pm

    Tulisan ini sangat membantu sekali mas.
    saya mau tanya, saat iini saya menggunakan speedy untuk 8 clients dan ad rencana menambah 8 clients lagi tapi menggunakan line speedy yg baru (terpisah) apa bisa 2 line (modem) untuk satu server billing?
    trims.

  • 15. utchanovsky | Mei 17, 2008 at 6:37 pm

    astaga, gambarnya pecah mas

  • 16. amoel | Mei 28, 2008 at 1:35 pm

    terimakasih cinta untuk segalanya kau berikan aku tips yg hebat

  • 17. Sandhka Handayani | Juni 3, 2008 at 6:23 pm

    thx bnget y artikelx.
    bermanfaat banget tuk tugas aku.

  • 18. purwanto | Juni 16, 2008 at 4:23 pm

    sebelumnya makasih. Blog Ini penting banget buat saya! Dan saya punya masalah tentang koneksitas komputer. Saya pakai speedy dengan modem zyxel dengan hap D-link 16 port, pada suatu saat tiba-tiba 3 klient tidak mau koneksi internet, walaupun saya tidak mengubah settingan apa-apa. Itu apa sebabnya dan bagaimana menanganinya agar dapat koneksi lagi? trims Mas!

  • 19. ryan | Juni 19, 2008 at 7:42 pm

    web untuk billing system

  • 20. Samson Delila | Juli 30, 2008 at 4:18 pm

    Wow! Trims banget yah pencerahannya buat soal koneksi jaringan Speedy buat warnet ini. Very very useful for us! Thanks!

  • 21. Izal | Agustus 10, 2008 at 6:47 pm

    Mas. nanti kalo aku perlu bantuan, boleh aku kontak?

  • 22. alim | Agustus 17, 2008 at 12:17 pm

    Trimakasih banyak. Dengan artikel ini saya bisa mengerti tentang setting jaringan warnet speedy. Saya ada rencana menambah komputer di tempat sebelah karena tempat yang saya pakai ini terlalu sempit. Kemungkinan nanti ada 2 server billing. nambah 1 buah hub port 8 untuk ruang sebelah. Saya mohon petunjuk cara mensetting jaringan, billing server yang kedua dan petunjuk-petunjuk yang lain yang berkaitan dengan kasus semacam ini.
    Terima kasih atas pemberian ilmunya. Semoga saudara mendapat imbalan yang lebih dari apa yang anda berikan kepada kami.

  • 23. cah_d@gelan-x-code | September 21, 2008 at 10:31 pm

    mantap juragan artikelnya ,,, sip sip,,
    Btw boz punya gk artikel cara instalasi jaringan warnet memakai linux ^_^

    aq tunggu kabarnya boz

  • 24. Setting Jaringan Warnet S… | September 23, 2008 at 11:34 am

    [...] alim | Agustus 17, 2008 at 12:17 [...]

  • 25. mira | Nopember 3, 2008 at 5:49 pm

    jd gituuu crnya…..thanks yw….

  • 26. dhenre | Nopember 5, 2008 at 10:12 am

    wah membantu ni mas.. kalau mau tanya lewat ym pa email bisa gak mas? kalau bisa minta ID YM atau emailnya. trimakasih

  • 27. coy | Desember 2, 2008 at 4:19 pm

    thank atas infonya men……

  • 28. my-L | Desember 18, 2008 at 5:41 am

    thank’s a lot for everythings

  • 29. MRD4n | Januari 7, 2009 at 3:54 pm

    alo kaka… mo nanya neh…gimana setting speedy kalo pake 2 line buat gatewaynya? bisa gak pake OS xp

  • 30. ferdinand brury | Januari 9, 2009 at 11:51 pm

    juragan, saya punya sedikit trouble dengan koneksi jaringan warnet saya. maklumlah, newbie..
    Saya menggunakan dua lan sesuai dengan yang diinstruksikan. Satu untuk modem dan satu lagi untuk lokal. Hanya saja pada bagian modem, ip address-nya disetting automatic, karena saya kurang mengerti dengan settingan yang untuk modem. Singkat cerita saya sudah bisa share dengan client-client di warnet saya, hanya saja saya terbentur dengan software billing yang membutuhkan ip address, karena semua client di warnet saya ip addres-nya harus dibuat automatic baru bisa connect ke internet.
    Yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana cara setting yang benar untuk dua lan di server saya (modem dan lokal-nya) dan settingan di client, supaya software billing-nya bisa jalan. demikian, thankz juragan..

  • 31. putra koreng | Januari 13, 2009 at 8:24 pm

    thank atas pencerahannya

    http://putra-koreng.blopgspot.com

  • 32. ants | Januari 22, 2009 at 8:22 am

    wah manfaat sekali nih artikelnya, bravo bwt gwiqbal.

  • 33. askar | Januari 23, 2009 at 8:52 am

    Terimakasih mas ini sangat bermanfat bagi kami yg baru belajar dalam jaringan ini mas..
    Mas kalu bisa minta olong mas…
    Gimana seting buat radio Wireless untuk internet tanpa kabelx mas..

  • 34. Nono Priatno | Januari 23, 2009 at 9:36 pm

    Sangat bagus isinya, sangat informatif materinya, thanks buanyak atas sharing ilmunya.

  • 35. budi | Januari 27, 2009 at 4:05 pm

    bagus informasinya, saya berminat untuk beli CDnya mkasih

  • 36. dg@ comp | Januari 29, 2009 at 3:09 am

    TOP BGT dech……… ternyata di zaman yg penuh persaingan ini anda mo berbagi…………

  • 37. Rahsana | Februari 1, 2009 at 7:38 am

    Untukmemaksimalkan kecepatan dari speedy pakai modem apa ? Linksys AM300 bagaimana kecepatannya dan ketahanannya sebab dipakai 24/1/7 nonstop. Makasih

  • 38. SECTOR 431 | Februari 5, 2009 at 10:08 am

    mksih ya bos. Se X lg Thank’s

  • 39. adhy | Februari 9, 2009 at 10:38 am

    mas tolong tutorial instalasi jaringan warnet yang menggunakan linux sebaga SO-nya. terima kasih sebelumnya

  • 40. wisnu nurcahyono,st | Februari 18, 2009 at 2:49 pm

    sukses informasinya…

  • 41. richardop | Februari 22, 2009 at 7:42 pm

    Tq Bro . . . pas bangt nih, mau buka warnet ntar waktu.

    GBU

  • 42. ragill | Februari 28, 2009 at 4:47 pm

    sbgai pemula yg ingin usaha warnet sangat membantu bgt…
    mksh bgt ya mas….
    mudah2an usaha rintisan saya dlm warnet akan berjalan lancar,..amin…
    dan smga article mas ini jg berguna tuk byk orang……c..u…..

  • 43. ari wicaksono | Maret 6, 2009 at 12:07 am

    juragan, saya punya sedikit trouble dengan koneksi jaringan warnet saya. maklumlah, newbie..
    Saya menggunakan dua lan sesuai dengan yang diinstruksikan. Satu untuk modem dan satu lagi untuk lokal. Hanya saja pada bagian modem, ip address-nya disetting automatic, karena saya kurang mengerti dengan settingan yang untuk modem. Singkat cerita saya sudah bisa share dengan client-client di warnet saya, hanya saja saya terbentur dengan software billing yang membutuhkan ip address, karena semua client di warnet saya ip addres-nya harus dibuat automatic baru bisa connect ke internet.
    Yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana cara setting yang benar untuk dua lan di server saya (modem dan lokal-nya) dan settingan di client, supaya software billing-nya bisa jalan. demikian, thankz juragan..

Tidak ada komentar:

Blog Archive

Followers